Analisis Pekerjaan Fungsional (FJA)
functional job analysis (FJA)
Ringkasan Singkat
Metode analisis pekerjaan yang menilai kompleksitas tugas berdasarkan keterlibatan karyawan dengan orang, data, dan benda.
Functional Job Analysis (FJA) adalah pendekatan sistematis dalam psikologi industri dan organisasi untuk mendeskripsikan apa yang dilakukan pekerja dan bagaimana mereka mencapainya. Dalam FJA, setiap tugas dinilai berdasarkan tiga domain interaksi utama: (1) Data (misalnya menyintesis atau menyalin), (2) Orang (misalnya membimbing atau melayani), dan (3) Benda (misalnya mengoperasikan mesin atau memegang).
Analisis ini sangat berguna bagi departemen sumber daya manusia dalam menyusun spesifikasi personel, deskripsi pekerjaan, dan standar evaluasi kinerja. Dengan memahami tingkat kompleksitas pada masing-masing domain, organisasi dapat mencocokkan kemampuan kandidat dengan tuntutan spesifik dari posisi tersebut secara lebih akurat.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Fine, S. A., & Cronshaw, S. F. (1999). Functional Job Analysis: A Foundation for Human Resources Management.
- Fine, S. A. (1955). Functional Job Analysis. Personnel and Guidance Journal.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.